PALEMBANG – Metromedia.co.id Suasana Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kota Palembang terasa lebih hangat dengan semangat berbagi yang ditunjukkan Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Cik Ujang, Rabu (27/05/2026).
Di momen yang identik dengan nilai pengorbanan dan keikhlasan tersebut, Cik Ujang melaksanakan kurban enam ekor sapi yang disalurkan ke sejumlah wilayah di Sumatera Selatan melalui berbagai masjid agar dapat dinikmati masyarakat yang membutuhkan.

Bukan sekadar seremoni tahunan, kegiatan itu menjadi gambaran bagaimana Idul Adha dimaknai sebagai ruang memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Di sela agenda penyerahan bantuan, Cik Ujang tampak menyapa warga dan berbincang hangat dengan pengurus masjid maupun masyarakat sekitar.
Senyum dan ucapan syukur dari warga menjadi pemandangan yang menyertai proses penyaluran hewan kurban tersebut.
Selain menyalurkan hewan kurban, orang nomor dua di Sumsel itu juga menyerahkan bantuan sajadah untuk Masjid Agung Palembang. Bantuan yang berasal dari dana pribadi tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan dan kelancaran ibadah umat.
“Kurban ini adalah wujud berbagi dan kepedulian. Semoga daging yang disalurkan bisa sampai kepada masyarakat yang membutuhkan dan membawa manfaat di Hari Raya Idul Adha,” ujar Cik Ujang.
Bagi Cik Ujang, Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, melainkan juga momentum memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. Ia menilai, semangat berbagi harus terus dirawat sebagai bagian dari budaya gotong royong masyarakat Sumatera Selatan.
Usai kegiatan, Cik Ujang juga meluangkan waktu berbincang santai bersama sejumlah wartawan yang hadir. Dalam suasana penuh keakraban, ia membahas makna Idul Adha sebagai pengingat tentang keikhlasan, pengorbanan, dan pentingnya kepedulian terhadap sesama.
Menurutnya, kisah Nabi Ibrahim AS menjadi teladan tentang keteguhan iman dan pengorbanan yang patut diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan amanah kepada masyarakat.
“Nilai-nilai Idul Adha mengajarkan kita untuk saling peduli, memperkuat solidaritas, dan menjaga kebersamaan. Ini penting untuk terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat,” katanya.
Di tengah perayaan Idul Adha, langkah sederhana namun penuh makna itu menjadi pesan bahwa kepemimpinan tidak hanya hadir melalui kebijakan, tetapi juga lewat keteladanan dalam berbagi dan mendekatkan diri kepada masyarakat. (Adi)













