PALI —Metromedia.co.id Perhimpunan Mahasiswa dan Pemuda Penukal Abab Lematang Ilir (PERMA PALI) resmi memiliki pemimpin baru. Melalui Musyawarah Besar (Mubes) ke-V yang berlangsung khidmat namun dinamis, Andrean Pratama terpilih sebagai Ketua Umum PERMA PALI untuk periode 2026–2027.
Forum tertinggi organisasi tersebut menjadi momentum penting bagi para mahasiswa dan pemuda asal Kabupaten PALI untuk merumuskan kembali arah gerakan organisasi.
Mengusung tema “Rekonstruksi Gerakan Mahasiswa Pemuda PALI Menuju Organisasi yang Solid, Inovatif, dan Berintegritas”, Mubes dihadiri oleh delegasi mahasiswa dari berbagai kecamatan di Kabupaten PALI.
Sejak awal persidangan, forum berjalan dengan penuh dinamika. Sejumlah interupsi dan pertukaran gagasan mewarnai jalannya sidang, mencerminkan tingginya partisipasi dan kepedulian peserta terhadap masa depan organisasi.
Meski demikian, seluruh proses tetap berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjunjung tinggi prinsip demokrasi.
Setelah melalui rangkaian sidang dan proses musyawarah mufakat, Andrean Pratama akhirnya ditetapkan secara sah sebagai Ketua Umum PERMA PALI.
Dalam pernyataan perdananya, Andrean menegaskan bahwa PERMA PALI harus menjadi ruang bersama bagi mahasiswa dan pemuda untuk berkontribusi nyata bagi daerah asal mereka.
“PERMA PALI bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi harus menjadi rumah bagi mahasiswa dan pemuda yang ingin berkontribusi nyata bagi kemajuan Bumi Serepat Serasan. Ke depan, fokus kami adalah mempererat solidaritas internal sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan pemerintah daerah serta organisasi kemahasiswaan lainnya,” ujar Andrean.
Sementara itu, pengurus demisioner berharap kepengurusan baru mampu membawa organisasi menjadi lebih inklusif dan responsif terhadap berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan daerah.
Dengan berakhirnya Mubes ke-V tersebut, PERMA PALI kini bersiap memasuki tahapan berikutnya, yakni penyusunan struktur kepengurusan baru. Rencananya, pelantikan pengurus periode 2026–2027 akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri.
Mubes kali ini tidak hanya menandai pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik awal bagi upaya memperkuat peran mahasiswa dan pemuda PALI sebagai bagian dari kekuatan sosial yang diharapkan mampu memberi gagasan, kritik, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. (Adi)















