Palembang —Metromedia.co.id Suasana berbeda terasa di SMA Negeri 5 Palembang selama bulan suci Ramadan. Aktivitas belajar tidak berhenti, tetapi berpadu dengan kegiatan keagamaan yang menghadirkan ruang refleksi spiritual sekaligus wadah kreativitas bagi para siswa.
Melalui kegiatan Pesantren Ramadan yang berlangsung selama tiga hari, ratusan siswa mengikuti rangkaian pembinaan keagamaan bertema “Membangun Generasi Islam yang Berakhlak Mulia.” Program ini dirancang sebagai momentum untuk menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan penguatan iman dan karakter.
Sejak pagi, aula sekolah dipenuhi lantunan ayat suci Al-Qur’an. Para siswa duduk bersaf menyimak materi tentang penguatan akidah, ibadah, serta pembinaan akhlak. Doa bersama yang dipanjatkan di sela kegiatan menghadirkan suasana hening dan khusyuk—sebuah jeda spiritual di tengah dinamika kehidupan remaja.
Pelaksana tugas kepala sekolah, Tin Marlin, mengatakan Pesantren Ramadan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari komitmen sekolah dalam membentuk karakter peserta didik.
“Kami ingin siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik serta pemahaman agama yang kuat. Ramadan menjadi momentum yang tepat untuk memperkuat hal itu,” ujarnya.
Kegiatan ini tidak hanya berisi ceramah dan pembinaan rohani. Kreativitas siswa turut mendapat ruang melalui penampilan tari Islami dan hadroh. Dentuman rebana dan lantunan salawat menggema di aula sekolah, menumbuhkan semangat kebersamaan sekaligus kebanggaan terhadap identitas religius.
Antusiasme siswa juga terlihat dalam berbagai perlombaan yang digelar, seperti pidato dakwah, tilawah Al-Qur’an, dan azan. Para peserta tampil percaya diri, menunjukkan bakat sekaligus melatih keberanian berbicara di depan publik. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan sportivitas turut ditanamkan melalui kegiatan tersebut.
Selama tiga hari pelaksanaan, Pesantren Ramadan menjadi ruang pembelajaran yang hangat dan bermakna. Bagi pihak sekolah, pembentukan karakter tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi proses berkelanjutan yang terintegrasi dalam kehidupan belajar sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, SMA Negeri 5 Palembang menegaskan komitmennya mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga berintegritas dan berakhlak mulia. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Ramadan menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak semata tentang angka dan nilai, melainkan juga tentang pembentukan jiwa dan karakter. (Bro Adi)















