Metromedia, Palembang – Menjelang datangnya bulan suci yang dirindukan umat Muslim, suasana haru dan penuh syukur terasa di Rumah Tahfidz milik Yayasan Kauny Insanul Quran Palembang.
Melalui program rutin tahunan, yayasan membagikan 100 paket sembako sebagai wujud cinta dan kepedulian kepada mereka yang telah menjaga Alquran dalam hidupnya.
Satu per satu paket diserahkan kepada para santri penghafal Alquran, anak-anak yatim piatu, santri dhuafa, para lansia dhuafa, hingga guru ngaji dan staf yayasan.

Wajah-wajah yang awalnya tampak biasa, perlahan berubah menjadi senyum bahagia. Ada rasa diperhatikan, ada kehangatan yang tidak bisa dinilai dengan materi.

Para wali santri turut hadir menyaksikan momen tersebut.
Sebagian tak kuasa menahan haru ketika melihat anak-anak mereka yang berjuang menghafal ayat-ayat suci ikut merasakan kebahagiaan menyambut Ramadhan.

Dalam sambutannya, Restanadi mengingatkan bahwa keberkahan Ramadhan bukan hanya tentang ibadah pribadi, tetapi juga tentang bagaimana kepedulian sosial terus dihidupkan.
“Semoga melalui kegiatan ini lahir semangat baru dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Kita ingin rasa peduli kepada santri penghafal Alquran, anak yatim, lansia dhuafa, dan guru ngaji semakin kuat di hati kita semua,” tuturnya.
Tradisi berbagi ini bukan sekadar agenda tahunan. Ia menjadi pengingat bahwa di sekitar kita ada para pejuang Alquran dan orang-orang tua yang membutuhkan uluran tangan, yang mungkin tak selalu bersuara, namun doanya menembus langit.
Ramadhan sebentar lagi tiba. Dan dari sudut Rumah Tahfidz ini, cahaya kepedulian itu kembali dinyalakan. (*Red/Ah)















