LANGSA – METROMEDIA, Banjir kembali melanda kawasan pesisir Kota Langsa, tepatnya di Gampong Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat, hingga merendam akses utama menuju Pelabuhan Kuala Langsa sehingga tidak dapat dilalui secara normal. Menanggapi kondisi tersebut, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Langsa segera turun ke lokasi untuk melakukan peninjauan langsung pada Minggu (17/5/2026) siang.
Banjir ini terjadi akibat naiknya permukaan air laut yang merambat masuk ke daratan. Kondisi ini kian diperparah oleh cuaca ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir. Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait gangguan atmosfer di Samudra Hindia Utara, berupa badai monsun yang melintasi wilayah Myanmar dan Thailand, yang turut memengaruhi tinggi pasang air laut di perairan sekitar Langsa.
Berdasarkan sumber di lansir dari BPBD Kota Langsa, pantauan di lapangan, ketinggian air pasang pada hari ini mencapai titik puncaknya. “Debit air pasang terpantau masih terus meningkat. Hari ini adalah puncak terjadinya pasang air laut yang cukup besar,” ungkap keterangan yang diterima di lokasi.
Menyikapi situasi tersebut, BPBD Kota Langsa telah mengerahkan seluruh personelnya untuk memantau perkembangan kondisi secara terus-menerus. Status siaga penuh pun diberlakukan guna mengantisipasi kemungkinan terburuk dan kesiapan melakukan evakuasi apabila dibutuhkan. Pemantauan dilakukan secara ketat melalui komunikasi daring, alat komunikasi, serta kunjungan rutin ke titik‑titik rawan bencana di sepanjang wilayah pesisir.
Penanggung Jawab Kalaksa BPBD Kota Langsa, Dr. Muhammad Yusuf Akhbar, M.KM, menghimbau kepada seluruh masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir untuk tetap waspada dan berhati‑hati. Ia mengingatkan warga agar segera mengamankan barang‑barang berharga ke tempat yang lebih tinggi dan aman.
“Kami imbau masyarakat tetap siaga mengikuti perkembangan informasi. Apabila sewaktu‑waktu membutuhkan bantuan atau keadaan semakin memburuk, warga dapat segera melapor dan menghubungi kami,” pesannya.(red)













