JAKARTA – METRO MEDIA
Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata secara terpadu dan berkelanjutan guna meningkatkan daya tarik serta kenyamanan bagi para pengunjung. Hal ini terungkap dalam pertemuan strategis antara Bupati Aceh Tengah dengan jajaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, sebagaimana dirilis dan dikutip dari situs resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.
“Kami membutuhkan dukungan peningkatan SDM, khususnya bagi kelompok sadar wisata, desa wisata, dan pengelola homestay agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan”, ujarnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa Aceh Tengah saat ini tengah mengembangkan program Kampung Inggris, desa wisata, serta penguatan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang tersebar di kawasan Danau Lut Tawar dan wilayah destinasi lainnya.
Selain itu, kopi Gayo sebagai komoditas unggulan daerah juga dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi bagian dari wisata berbasis kopi dan budaya lokal.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pariwisata RI menyampaikan dukungannya terhadap pengembangan event dan paket wisata terintegrasi di Aceh Tengah, termasuk wisata kopi Gayo, wisata alam, wisata budaya, hingga wisata religi yang dinilai memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kementerian Pariwisata juga mendorong penyusunan pola perjalanan wisata atau travel pattern yang lebih terstruktur agar wisatawan memperoleh pengalaman wisata yang lengkap selama berada di Aceh Tengah.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Tengah Erwin Pratama, S.STP, M.Si, Tenaga Ahli Bupati, Alwin Al Lahad, Kepala Bagian Prokopim Setdakab Aceh Tengah Hidayat, S.STP, M.Si serta jajaran Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.( red)
