Palembang, Metromedia.co.id — Kodim 0418/Palembang menggelar kegiatan coffee morning bersama insan pers di Gedung Serba Guna Kantor Camat Kemuning, Palembang, Senin (13/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan media menjelang pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129.
Kegiatan dihadiri wartawan dari berbagai media cetak, media daring, dan televisi. Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim (Dandim) 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., menegaskan bahwa media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan dan program-program TNI kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menjalin silaturahmi dengan rekan-rekan media sekaligus mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan TMMD Ke-129 yang akan digelar di Kota Palembang,” ujar Erik.
Ia menjelaskan, TMMD Ke-129 akan dibuka secara serentak pada 15 Juli 2026 dengan lokasi pelaksanaan di Kelurahan Talang Jambe, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang. Saat ini, seluruh rangkaian kegiatan masih memasuki tahap pra-TMMD.
Menurut Erik, Talang Jambe dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena memiliki posisi strategis yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banyuasin. Kawasan tersebut juga menjadi daerah penyangga Kota Palembang yang masih memerlukan percepatan pembangunan, terutama pada sektor infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
“Sinergi antara Kodim 0418/Palembang dan Pemerintah Kota Palembang diharapkan mampu mempercepat pembangunan sehingga manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” katanya.
Komandan Kodim (Dandim) 0418/Palembang Kolonel Arh Erik Novianto, S.Sos., saat memberikan keterangan pers.
Dalam pelaksanaannya, TMMD Ke-129 mencakup tiga kelompok sasaran, yakni fisik, nonfisik, dan sasaran tambahan.
Pada sasaran fisik, kegiatan meliputi pembukaan jalan sepanjang 750 meter dengan lebar 5 meter, pembangunan saluran drainase, serta pembangunan enam unit gorong-gorong.
Sementara itu, sasaran tambahan meliputi rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, serta pembangunan menara untuk mendukung kebutuhan masyarakat.
Adapun sasaran nonfisik akan diisi dengan berbagai kegiatan penyuluhan, antara lain di bidang keluarga berencana (KB), kesehatan, serta edukasi lain yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sebanyak 120 personel TNI akan dilibatkan dalam pelaksanaan TMMD Ke-129. Personel tersebut berasal dari Kodim 0418/Palembang dan sejumlah satuan teritorial lainnya. Program ini dijadwalkan berlangsung selama 30 hari sejak pembukaan.
Selain membahas kesiapan TMMD, Erik juga memaparkan perkembangan Program Pembangunan Jembatan yang menjadi bagian dari program nasional pemerintah.
Menurut dia, Kodim 0418/Palembang mendapat tugas membangun enam titik jembatan. Hingga pertengahan Juli 2026, tiga jembatan telah selesai dibangun, sedangkan tiga titik lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan akan diselesaikan secara bertahap.
Program tersebut merupakan bagian dari target nasional pembangunan sekitar 25.000 jembatan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta memudahkan akses warga menuju fasilitas pendidikan dan layanan publik.
Untuk mendukung pelaksanaan TMMD Ke-129, Pemerintah Kota Palembang mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2 miliar. Dana tersebut digunakan untuk mendukung pelaksanaan sasaran fisik, nonfisik, maupun sasaran tambahan.
Erik berharap kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, media, dan masyarakat terus terjaga sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kota Palembang. (Bro Adi)