BANDA ACEH – METRO MEDIA –Suasana haru dan penuh doa menyelimuti Asrama Haji Kelas I Aceh, Embarkasi Haji Banda Aceh, Sabtu (09/05/2026). Di tempat tersebut, Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si secara resmi melepas keberangkatan rombongan jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 5 untuk melaksanakan ibadah haji tahun 1447 Hijriah bertepatan dengan tahun 2026 Masehi menuju Tanah Suci.
Dalam sambutannya yang sarat makna dan nasihat mulia, Bupati menyampaikan rasa syukur yang mendalam sekaligus ucapan selamat setinggi-tingginya kepada seluruh jamaah yang telah terpilih dan mendapat kesempatan istimewa memenuhi panggilan Allah SWT. Beliau menyampaikan betapa berharganya momen ini, mengingat di antara mereka ada yang telah menanti giliran selama 14 tahun, bahkan ada pula yang bersabar menunggu hingga 26 tahun lamanya untuk akhirnya dapat melangkahkan kaki ke tanah kelahiran Nabi Agung Muhammad SAW.
“Baik dalam pandangan agama maupun ketentuan negara, semuanya telah mengatur tata cara terbaik dalam menghadap Sang Pencipta. Hari ini impian panjang kalian akhirnya terwujud, terimalah ucapan selamat kami. Semoga seluruh rangkaian ibadah yang dilaksanakan diterima Allah SWT, menjadikan kalian orang-orang yang berhaji mabrur, amalannya diterima, dosa-dosanya dihapus dan akhlaknya makin luhur setelah pulang nanti,” ujar beliau dengan nada penuh harap.
Bupati juga menyampaikan pesan utama yang menjadi pegangan berharga selama menjalani masa di tanah suci. Ia mengingatkan agar kitab suci Al-Qur’an senantiasa dijadikan sahabat dan pedoman setiap saat, serta mengerjakan seluruh kewajiban ibadah dengan penuh ketenangan hati dan kekhusyukan yang tinggi.
“Inilah waktu emas dan kesempatan tak ternilai harganya, gunakan sebaik-baiknya untuk memperbanyak berbagai bentuk ibadah dan amal kebajikan. Teguhkan niat hanya semata-mata mengharap keridhaan Allah SWT. Jangan lupa menyisihkan sebagian rezeki untuk bersedekah, namun ingat pula, jangan sampai terlalu sibuk memikirkan pembelian barang bawaan atau oleh-oleh sehingga waktu beribadah menjadi berkurang atau perhatian terbagi dan kehilangan rasa khusyuknya,” tegasnya memberi petuah.
Sepanjang acara, doa tulus terus dipanjatkan agar perlindungan dan rahmat Ilahi senantiasa menyertai setiap langkah kaki para jamaah. Kesehatan tubuh, keselamatan dalam setiap tahapan perjalanan hingga pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah menjadi hal utama yang dipohonkan, tak lupa harapan agar semuanya dapat kembali ke tanah kelahiran dan berkumpul kembali bersama keluarga tercinta dalam keadaan selamat serta sehat walafiat.
“Kami dan seluruh masyarakat di rumah berjanji akan senantiasa mendoakan kalian dari jauh. Semoga selamat berangkat, sehat dan lancar saat menunaikan kewajiban, serta kembali lagi ke daerah asal dengan senyum bahagia dan kesempurnaan ibadah,” tambahnya lagi.
Sebagai simbol dimulainya perjalanan suci tersebut, Bupati secara langsung menyerahkan bendera kebesaran kloter beserta berkas-berkas dokumen perjalanan kepada pemimpin dan petugas rombongan secara resmi dan sakral.
Adapun komposisi jumlah jamaah yang berangkat bersama rombongan ini tercatat sebanyak 393 orang, dengan rincian asal daerah yakni Kabupaten Aceh Tengah berjumlah 235 orang, Kabupaten Bireuen sebanyak 148 orang, Kota Sabang 2 orang, Kabupaten Gayo Lues 1 orang serta Kabupaten Pidie Jaya 1 orang.
Di lansir sumber Website Resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, Rangkaian acara pelepasan diakhiri dengan kumandang suara takbir yang berkumandang menggema, disambut serentak oleh seluruh jamaah dan hadirin yang hadir di ruang utama asrama. Suara lantang itu menjadi penanda dimulainya langkah suci, sekaligus doa bersama yang menggetarkan hati dan menyatukan seluruh harapan menuju Tanah Suci. (Ar)














