Indeks

Lidyawati Cik Ujang Siap Pimpin PDRI Sumsel 2026–2031, Holda Herman Titip Harapan Soliditas dan Perjuangan Perempuan

Palembang — Metromedia.co.id Konsolidasi organisasi sayap Partai Demokrat, Perempuan Demokrat Republik Indonesia (PDRI) Sumatera Selatan, memasuki babak baru. Hj. Lidyawati Cik Ujang resmi menyatakan kesediaannya untuk maju dan mengemban amanah sebagai Ketua PDRI Sumsel periode 2026–2031.

Keputusan tersebut menjadi titik penting dari rangkaian konsolidasi internal PDRI Sumsel yang digelar sejak awal Mei 2026. Dukungan terhadap Hj. Lidyawati Cik Ujang muncul sebagai aspirasi bersama para kader dan pengurus yang menginginkan sosok perempuan pemersatu untuk memperkuat peran politik perempuan di Sumatera Selatan.

Sebelumnya, tim inti PDRI Sumsel yang terdiri dari Ir. Hj. Holda Herman MSi, Dra. Hj. Nurwati MM, Hj. Lindawati Alikonang SE, Asmaniah SE, Hasmawardini SE, Niswati SE, Suprihatin SE, serta Ir. Hj. Misliha R MM melakukan audiensi langsung dengan Hj. Lidyawati Cik Ujang di kediaman pribadi Wakil Gubernur Sumsel pada 3 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, para pengurus menyampaikan harapan agar Hj. Lidyawati Cik Ujang bersedia memimpin PDRI Sumsel untuk lima tahun ke depan.

“Rapat ini sebagai tindak lanjut konsolidasi kepengurusan PDRI Sumsel 2026. Aspirasi pengurus meminta Ibu Hj. Lidyawati Cik Ujang untuk menjadi Ketua PDRI Sumsel 2026–2031,” ujar Ir. Hj. Holda Herman.

Menurut Holda, kehadiran PDRI bukan sekadar organisasi perempuan politik, tetapi juga wadah perjuangan perempuan dalam memperjuangkan hak, kesetaraan, serta keterwakilan perempuan di ruang-ruang strategis, khususnya bidang politik.

Ia menegaskan, perjuangan perempuan memiliki arti penting dalam memperkuat demokrasi dan pembangunan bangsa yang berkeadilan.

“Perjuangan perempuan sangat diperlukan untuk memastikan pemenuhan hak-hak politik perempuan, perlindungan, serta jaminan hak asasi perempuan yang wajib dilindungi negara,” katanya.

Puncak konsolidasi terjadi pada Selasa, 12 Mei 2026, ketika Hj. Lidyawati Cik Ujang akhirnya menyatakan kesiapannya menerima amanah tersebut setelah mendapatkan restu dari sang suami, H. Cik Ujang.

Momentum itu kemudian ditandai dengan pertemuan di Rumah Makan Pagi Sore Sudirman sekaligus penyerahan AD/ART organisasi dari ketua sebelumnya, Hj. Holda Herman, kepada Hj. Lidyawati Cik Ujang sebagai simbol estafet kepemimpinan organisasi.

Meski demikian, pengurus PDRI Sumsel menegaskan bahwa pelantikan kepengurusan baru belum diumumkan secara resmi. Pengumuman pelantikan akan dilakukan setelah struktur kepengurusan dan susunan anggota PDRI Sumsel periode 2026–2031 dinyatakan lengkap.

Sementara itu, melalui pesan di grup WhatsApp PDRI Sumsel pada Kamis, 14 Mei 2026, Ir. Hj. Holda Herman menyampaikan harapan dan dukungannya kepada Hj. Lidyawati Cik Ujang agar mampu membawa energi baru bagi organisasi perempuan Partai Demokrat di Sumatera Selatan.

“Selamat bergabung di grup WA ini Ibu Wagub. Semoga kehadiran sebagai Ketua PDRI Sumsel membawa semangat baru, inspirasi, dan semakin mempererat kita semua sebagai kader Demokrat,” tulis Holda.

Soliditas PDRI Sumsel penuh kehangatan dan kebersamaan.

Ia juga berharap kepemimpinan baru PDRI Sumsel nantinya dapat memperkuat soliditas kader perempuan Demokrat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perempuan dan pembangunan politik di Sumatera Selatan.

“Kami semua berharap agar Ibu selalu diberikan kesehatan, kelancaran dalam memimpin sebagai Ketua PDRI Sumsel, serta kesuksesan yang terus bertambah dalam setiap langkah dan tanggung jawab,” lanjutnya.

PDRI sendiri merupakan organisasi sayap Partai Demokrat yang fokus pada pemberdayaan perempuan serta mendorong keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di parlemen. Organisasi yang didirikan pada 21 April 2005 di Jakarta itu terus memperkuat konsolidasi hingga ke daerah sebagai bagian dari upaya membangun peran perempuan menuju Indonesia Emas 2045.(Adi)

Exit mobile version