PALEMBANG, Metromedia.co.id – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas Kota Palembang, masih banyak orang yang memulai hari tanpa sempat menikmati makanan yang layak. Ada buruh yang berangkat sejak subuh, pengemudi ojek yang mengandalkan penumpang pertama untuk membeli sarapan, pedagang kecil yang bertahan demi keluarga, hingga anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan uluran tangan.
Di tengah kenyataan tersebut, secercah harapan kembali dihadirkan melalui Program Nasi Berkah Almumtazah yang dipimpin Ustadz H. Reno Anugerah Pratama, M.Pd. bersama sahabat dakwah, relawan, dan para donatur Almumtazah Islamic Center Palembang.
Memasuki pekan ke-12, program berbagi yang rutin dilaksanakan dalam rangkaian Jumat Mubarak, Ahad Bahagia, dan Selasa Berkah kembali menorehkan capaian yang menggembirakan.
Pada pelaksanaan tanggal 26, 28, dan 30 Juni 2026, sebanyak 1.111 nasi berkah berhasil disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Program ini bukan sekadar membagikan makanan siap santap, tetapi menjadi simbol hadirnya kepedulian sosial yang tumbuh dari semangat ukhuwah Islamiyah. Setiap kotak nasi yang diterima membawa pesan bahwa masih banyak saudara seiman yang peduli dan ingin berbagi kebahagiaan.
Penyaluran dilakukan ke berbagai masjid, panti asuhan, pesantren masyarakat, relawan dakwah, hingga masyarakat umum. Di antaranya Masjid Miftahul Jannah (80 nasi box), Masjid Babul Jannah (80), Masjid Darul Muttaqin (60), Masjid Al-Akhyar (60), Masjid Nurul Huda (60), Masjid Assaadah (85), Masjid Dakwah (94), Masjid Miftahul Falah (60), Masjid Fajarul Amin (40), serta sejumlah panti asuhan seperti Al-Basit, Rizky Raisya, Miftahul Ilmi, Al-Fatih, Al-Islam, Al-Wahhab, dan Berkah Ilahi.
Program ini juga menjangkau kegiatan pengajian, shalawat, dzikir di pesantren masyarakat, program Tetangga Baik, para relawan dakwah, hingga fakir miskin, pemulung, buruh bangsal batu bata, pengemudi ojek, tukang parkir, pedagang kecil, dan masyarakat lainnya yang menjadi pejuang nafkah sehari-hari.
Bagi sebagian orang, satu kotak nasi mungkin terlihat sederhana. Namun bagi mereka yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan hidup, makanan tersebut bisa menjadi santapan pertama di hari itu, bekal untuk melanjutkan pekerjaan, bahkan menjadi hidangan yang dinikmati bersama keluarga.
Ustadz H. Reno Anugerah Pratama mengatakan, Program Nasi Berkah Almumtazah tidak hanya berorientasi pada kegiatan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari dakwah yang mengajarkan kepedulian dan semangat berbagi.
“Melalui program ini kami ingin mengajak umat agar semakin peduli terhadap sesama. Selama masih ada orang-orang yang ikhlas berbagi karena Allah SWT, insya Allah harapan akan selalu hidup. Islam mengajarkan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan penyaluran 1.111 nasi berkah tidak lepas dari dukungan para donatur yang secara konsisten menginfakkan sebagian rezekinya. Amanah tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan melalui jaringan relawan dan sahabat dakwah.
Ia berharap gerakan kebaikan ini dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
Almumtazah Islamic Center Palembang juga menyampaikan apresiasi dan ucapan jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh donatur, relawan, serta sahabat kebaikan yang telah menjadi bagian dari perjuangan dakwah dan kemanusiaan ini.
Doa dipanjatkan agar setiap infak yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, dilapangkan rezekinya, diberikan kesehatan, keberkahan keluarga, serta dimudahkan segala urusan oleh Allah SWT.
Program Nasi Berkah Almumtazah menjadi bukti bahwa kebaikan tidak selalu diukur dari besarnya nilai yang diberikan. Justru dari ketulusan hati, sebuah kotak nasi mampu menghadirkan senyum, menguatkan harapan, mempererat persaudaraan, dan menjadi pengingat bahwa di tengah kehidupan yang penuh tantangan, masih ada banyak orang yang memilih menjadi jalan kebaikan bagi sesamanya.
Selama tangan-tangan dermawan terus terulur dan hati-hati yang ikhlas tetap hidup, semangat berbagi akan terus menyala, menghadirkan keberkahan bagi pemberi maupun penerima, sekaligus menguatkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi ajaran luhur Islam. (Adi)













