Langsa  

PCNU Kota Langsa Sambut Terpilihnya Gus Kikin sebagai Ketum PBNU: Aba Wildan Ungkap 3 Harapan untuk PBNU

banner 120x600

LANGSA – METROMEDIA Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Langsa menyambut hangat terpilihnya KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa bakti 2026–2031. Melalui pernyataan resminya, Ketua PCNU Kota Langsa, Dr. Tgk. T. Wildan, MA, menyampaikan tiga hal penting yang diharapkan dari kepemimpinan baru di tingkat pusat.

Gus Kikin resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU melalui proses musyawarah mufakat para Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) dalam Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 31 Agustus 2026. Sebagai cicit pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari, sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, sosok Gus Kikin dipandang memiliki rekam jejak kepemimpinan yang tenang serta kedewasaan dalam berorganisasi.

Aba Wildan — sapaan akrab Ketua PCNU Kota Langsa yang juga menjabat Wakil Rektor II IAIN Langsa dan Ketua Umum Dayah Raudhatun Najah — menegaskan bahwa PCNU Kota Langsa menghormati sepenuhnya hasil Muktamar dan siap berkoordinasi dengan Pengurus Wilayah NU Aceh. Kendati demikian, ada tiga poin harapan yang disampaikan atas terpilihnya Gus Kikin:

Pertama, gaya kepemimpinan yang santun dan menyejukkan. Aba Wildan berharap Gus Kikin dapat meneruskan gaya kepemimpinan yang teduh, tidak berisik, dan mengutamakan kebijaksanaan. “Beliau dikenal dengan tutur kata yang santun dan tenang. Semoga NU ke depan semakin menyejukkan, bukan semakin gaduh,” ujarnya. Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga kebersamaan dan merangkul seluruh elemen di dalam organisasi.

Kedua, susunan pengurus yang terbuka dan merangkul semua pihak. Aba Wildan mendorong agar formasi pengurus PBNU periode ke depan bersifat inklusif, tidak menutup pintu bagi siapa pun, termasuk tokoh-tokoh yang sebelumnya berkompetisi dalam muktamar. Langkah ini dianggap strategis untuk mempererat ikatan persaudaraan di kalangan keluarga besar NU. “Kami ingin kepengurusan yang dibentuk nanti menjadi rumah bagi semua, tanpa terkecuali,” tambahnya.

Ketiga, penguatan kehadiran NU di daerah dan pemberdayaan ekonomi umat. Aba Wildan berharap pusat lebih memperhatikan dinamika di daerah, termasuk peran strategis NU dalam menjaga keutuhan bangsa serta mendukung pelaksanaan syariat Islam di Aceh yang berlandaskan toleransi. Selain itu, ia mendorong adanya program konkret yang memperkuat kemandirian ekonomi warga NU, pengembangan usaha di lingkungan pesantren, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan identitas keagamaan.

PCNU Kota Langsa menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dan mendukung langkah-langkah strategis PBNU di bawah kepemimpinan Gus Kikin, demi kemajuan organisasi dan manfaat yang seluas-luasnya bagi umat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *