KNPI Dorong Pemuda Kawal Ekonomi Kerakyatan dan Kebijakan Nasional

banner 120x600

Metromedia, JAKARTA – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendorong generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam mengawal pembangunan ekonomi kerakyatan serta memastikan kebijakan nasional memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ketua Umum DPP KNPI, Putri Khairunnisa, S.I.Kom., M.Si., menegaskan pentingnya keterlibatan pemuda dalam mengawasi pelaksanaan program pembangunan, memperkuat ekonomi lokal, serta mendorong kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.

Melalui agenda penguatan ekonomi kerakyatan, KNPI menyoroti tiga sektor strategis yang dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yakni percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih, pengembangan Koperasi Desa (Kopdes), serta integrasi dengan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu memperkuat ekonomi mikro melalui pengembangan kawasan nelayan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Program tersebut dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas, memperluas peluang usaha, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sementara itu, pengembangan Koperasi Desa diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat lokal. Koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah usaha bersama, tetapi juga dapat membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi desa secara mandiri dan berkelanjutan.

Di sisi lain, integrasi dengan program SPPG dinilai dapat membuka ruang partisipasi masyarakat dalam rantai pasok kebutuhan pangan dan layanan pemenuhan gizi. Keterlibatan pelaku usaha lokal, UMKM, petani, nelayan, dan masyarakat desa menjadi salah satu aspek penting agar program pemerintah turut menggerakkan perekonomian daerah.

KNPI juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama kalangan pengusaha dan generasi muda, untuk bersinergi dengan pemerintah dalam menghadapi tekanan ekonomi global. Salah satu langkah yang ditekankan ialah memperkuat pasar modal dan investasi dalam negeri serta memberikan ruang lebih besar bagi pelaku ekonomi nasional.

Bagi KNPI, pembangunan nasional tidak cukup hanya diukur dari terlaksananya program pemerintah. Lebih dari itu, pembangunan harus mampu menghadirkan kesempatan yang adil bagi masyarakat, memperluas akses ekonomi, serta memastikan pemuda terlibat langsung dalam menentukan arah dan mengawasi pelaksanaan kebijakan.

Dengan demikian, KNPI mendorong pemuda agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan, melainkan tampil sebagai mitra kritis dan strategis pemerintah. Pemuda diharapkan mampu memberikan gagasan, mengawal transparansi, serta memastikan program-program ekonomi kerakyatan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Pemuda harus hadir bukan sekadar sebagai pelengkap pembangunan, melainkan sebagai kekuatan yang ikut mengawal kebijakan, menggerakkan ekonomi, dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat. (*red/do)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *